Mount Abang

MountaineeFive Festival 2012 - 2013 memang sudah lewat, tapi saya juga melewatkan 2 sketsa dari 5 gunung yang harusnya diselesaikan. Yang pertama adalah sketsa diatas Gunung Batur yang sudah saya posting bulan lalu disini. Sketsa yang kedua adalah di atas Gunung Abang, gunung yang berada di seberang Gunung Batur yang saya selesaikan tanggal 23 Juni 2013 kemarin. Ditemani Shiro dan Andi, saya berangkat dengan satu tujuan utama; kembali ke kota dengan membawa sketsa dari atas Gunung Abang. 

Berbekal tujuan itu, kabut yang menyelimuti sepanjang perjalanan naik tidak menjadi sesuatu yang berarti. Padahal seharusnya kami bisa melakukan perjalanan disinari cahaya bulan purnama, namun karena kabut cukup tebal bulan hanya sedikit terlihat dan memiliki halo disekililingnya.

Kami tiba di puncak sekitar pukul 4 pagi. Awalnya kami memprediksi akan trekking selama 5-6 jam. Tapi ternyata kami hanya menempuh tiga setengah jam perjalanan. Puncak Gunung Abang mirip seperti puncak Gunung Catur, sedikit datar, terdapat pura, dan dikelilingi beberapa pohon tinggi. Terlalu pagi, kabut dan angin membuat kami kedinginan di atas. Andi yang tidak membawa perlengkapan sperti matras dan kantong tidur bahkan sampai menggigil kedinginan.

Sekitar pukul 7 pagi, kabut tak kunjung hilang, bahkan hujan gerimis datang. Andi yang sudah tidak kuat karena dingin dan kehujanan turun mendahului saya dan Shiro. Saya tidak bisa melihat pemandangan labih leluasa untuk membuat sketsa. Setelah makan dan minum kopi, saya memutuskan mengambil gambar pura sebagai sketsa. Diantara hujan dan kabut.


Hujan dan kabut tak kunjung berhenti bahkan sampai saya menyelesaikan sketsa. Tidak ada kamera yang bisa digunakan untuk mengabadikan sketsa diantara kabut (gambar diatas saya ambil menggunakan kamera di handphone setelah sampai di kamar, mencoba berkali-kali dan tetap saja blur. Hehe). Saya dan Shiro tetap harus turun. Sekitar satu jam perjalanan turun, setelah kabut dan hujan reda, kami bertemu Andi di sebuah tempat dengan pemandangan terbuka. Danau Batur dan lereng Gunung Batur menggoda saya. 



Hutang harus dilunasi, janji harus ditepati. Dua sketsa dari atas Gunung Abang melunasi hutang saya. 

Crut!

0 komentar:

Post a Comment