Koin

Diciptakan manusia ...
yang terlambat, untuk diajarkan cara membaca waktu.
yang tepat waktu, untuk lebih sabar menunggu.
yang menggebu-gebu, untuk mengingat malu.
yang pemalu, untuk menjaga mimpi terdahulu.
yang bimbang, untuk ditunjukkan keyakinan.
yang yakin, untuk mensyukuri perjalanan. 

Manusia lahir tanpa pilihan, mereka yang menciptakan pilihan, merepotkan diri sendiri, dan memelihara keluhan. Perjalanan bukan dinikmati dengan melempar koin dan menyoraki sisi mana yang telentang, tapi mempelajari dua sisi tanpa kebencian. 

Jangan percaya kata-kata saya.
Saya hanya manusia yang menyebalkan (juga).
Selamat. 

0 komentar:

Post a Comment